Notification

×

Iklan

Iklan

Program Pelatihan Mahasiswa KKN Unisri Surakarta; Pengenalan Ecoprint: Seni Cetak Alami yang Ramah Lingkungan

Thursday, 28 August 2025 | 15:57 WIB Last Updated 2025-08-28T08:57:39Z
"Mahasiswa KKN Unisri Surakarta mengenalkan Ecoprint kepada ibu - ibu PKK di Kebun Buah Telatar, Desa Kebonalas, Manisrenggo, Klaten"/Foto : Redaksi


RADARDETIK.ID - Untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga, mahasiswa KKN Unisri Surakarta, Chiesa Albalia Rakhma Putri, menyelenggarakan program pengenalan dan pelatihan berjudul “Pengenalan Ecoprint: Seni Cetak Alami yang Ramah Lingkungan” pada 10 Agustus 2025 di Kebun Buah Telatar, Desa Kebonalas, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. 


Kegiatan “Pengenalan Ecoprint: Seni Cetak Alami yang Ramah Lingkungan” yang ditujukan untuk ibu-ibu PKK tidak hanya difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan seni, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga serta memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat.


Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran ekologis dan kepedulian lingkungan. Ecoprint menjadi media yang efektif untuk menunjukkan bahwa keindahan seni dapat tercipta tanpa merusak alam. ibu-ibu mampu memahami pemahaman yang menyeluruh tentang ecoprint sebagai seni cetak alami yang memanfaatkan bahan organik, seperti daun, bunga, kulit kayu, dan bahan organik lainnya sebagai media cetak alami tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Ibu - ibu diharapkan memahami pentingnya mengurangi ketergantungan pada pewarna sintetis yang berpotensi mencemari lingkungan.

 

Kesadaran ini diharapkan mampu membentuk pola pikir baru bahwa menjaga kelestarian alam dapat dilakukan melalui aktivitas sederhana namun bermakna, salah satunya dengan berkarya menggunakan metode ecoprint. Pemahaman ini akan memperkaya wawasan mereka bahwa kegiatan kreatif dapat dilakukan dengan cara sederhana dan tetap ramah lingkungan.


Kegiatan ini dapat dikombinasikan dengan teknik shibori, ibu-ibu PKK akan memperoleh keterampilan ganda yang memperkaya kreativitas mereka. Shibori, sebagai teknik ikat celup tradisional Jepang, memiliki pola khas yang terbentuk dari lipatan, ikatan, atau jahitan pada kain sebelum dicelup ke dalam larutan pewarna. 



Apabila ecoprint dipadukan dengan shibori, maka akan tercipta karya tekstil yang lebih kaya akan estetika, karena motif alami dari daun dan bunga akan berpadu dengan pola geometris atau organik khas shibori. Penggabungan ini tidak hanya meningkatkan keindahan visual produk, tetapi juga memperluas variasi desain yang dapat dihasilkan. 


Dari kegiatan ini tidak hanya berupa keterampilan seni, tetapi juga wawasan mengenai ekonomi kreatif. Dengan melihat potensi pasar yang semakin terbuka terhadap produk ramah lingkungan, ibu-ibu PKK dapat menjadikan ecoprint dan shibori sebagai peluang usaha kecil yang mendukung perekonomian keluarga. 


Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan mampu mengembangkan keterampilan menjadi produk bernilai jual, bahkan membentuk kelompok usaha bersama yang berdaya saing. Kegiatan ini mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan praktis, kesadaran ekologis, hingga peluang usaha kreatif yang dapat membantu perekonomian keluarga. 


Bagi ibu-ibu PKK, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman seni yang menyenangkan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kreativitas ramah lingkungan.






×
Berita Terbaru Update