| Pelatih Rahmad Darmawan menjadi kandidat utama pelatih Persis Solo/Foto: Redaksi |
RADARDETIK.ID - SOLO - Persis Solo memasuki babak baru dalam perjalanan mereka di Pegadaian Championship 2026/2027. Manajemen Laskar Sambernyawa melakukan perubahan di jajaran kepelatihan setelah serangkaian hasil yang belum memenuhi ekspektasi pada awal musim. Ricky Nelson tak lagi memimpin tim untuk pertandingan pekan keenam menghadapi Deltras Sidoarjo. Manajemen Persis menunjuk Nurcholis Majid sebagai caretaker untuk mengawal tim pada laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (18/10/2026).
Keputusan tersebut sekaligus membuat dinamika kursi pelatih Persis menjadi salah satu isu menarik menjelang kelanjutan kompetisi. Sebelumnya, sejumlah nama dikabarkan mulai mencuat dalam bursa calon pelatih Laskar Sambernyawa. Pergantian di kursi pelatih tak terlepas dari perjalanan Persis dalam lima pertandingan awal musim ini. Laskar Sambernyawa mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Persis membuka kompetisi dengan kekalahan 0-2 dari Persela Lamongan sebelum bangkit secara impresif dengan menghancurkan PSBS Biak 7-0 di Stadion Manahan. Namun, momentum tersebut belum mampu dijaga secara konsisten. Persis kemudian bermain imbang 1-1 menghadapi Persipura Jayapura, kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC, serta ditahan De Red FC dengan skor 0-0.
Hasil terakhir di Stadion Manahan membuat tekanan terhadap tim semakin meningkat. Tuntutan perbaikan performa pun menguat seiring besarnya harapan publik Solo melihat Persis kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional. Ricky sebelumnya menanggapi tekanan tersebut dengan menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai masa depannya kepada manajemen. Ia menegaskan posisinya sebagai pelatih yang bekerja untuk klub dan menghormati setiap keputusan yang diambil Persis.
Manajemen akhirnya mengambil langkah perubahan menjelang pertandingan melawan Deltras. Nurcholis Majid dipercaya menjadi caretaker menggantikan Ricky Nelson. Dalam keterangan resminya, Persis berharap Nurcholis mampu menghadirkan perubahan positif yang sejalan dengan visi dan target manajemen.
Penunjukan caretaker menjadi fase penting bagi Persis. Sebab, tantangan yang dihadapi Laskar Sambernyawa bukan sekadar menemukan sosok pelatih, tetapi juga mengembalikan konsistensi permainan dan menjaga asa untuk bersaing menuju papan atas Championship 2026/2027. Perubahan juga tidak hanya terjadi pada posisi pelatih kepala. Persis memperkenalkan Arif Rachman sebagai asisten pelatih sekaligus bagian dari tim analis. Di saat bersamaan, manajemen menunjuk Mario Lemos sebagai Sporting Advisor.
Langkah tersebut memperlihatkan adanya pembenahan yang lebih luas dalam struktur teknis Laskar Sambernyawa. Bagi Persis, musim ini membawa misi besar. Klub kebanggaan Kota Solo tersebut berupaya membangun kembali kekuatan setelah terdegradasi dari kasta tertinggi pada musim sebelumnya. Ricky Nelson sendiri didatangkan pada Juni 2026 dengan optimisme membawa Persis kembali ke Super League.
Kini perjalanan itu memasuki fase berbeda.
Laga kontra Deltras akan menjadi ujian pertama bagi Persis setelah perubahan di jajaran kepelatihan. Nurcholis Majid mendapat tugas tidak ringan: mengembalikan kepercayaan diri pemain sekaligus menjaga harapan suporter terhadap kebangkitan Laskar Sambernyawa.
Di tengah dinamika tersebut, satu pertanyaan besar masih menunggu jawaban: apakah Nurcholis hanya menjadi jembatan menuju pelatih kepala baru, atau justru mampu membuka jalan untuk mendapatkan kepercayaan lebih panjang? Jawabannya akan sangat bergantung pada keputusan manajemen dan, yang paling penting, respons Persis di atas lapangan.

