Notification

×

Iklan

Iklan

Mahasiswa KKN UNISRI Kenalkan Beragam Profesi melalui Media “Dunia Cita-Cita” di PAUD Anggrek Tegaldowo

Thursday, 20 August 2026 | 15:04 WIB Last Updated 2026-08-20T08:04:55Z
"Mahasiswa KKN Unisri Surakarta ketika melakukan proker KKN di PAUD Anggrek Tegaldowo"/Foto: Redaksi


RADARDETIK.ID - GEMOLONG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menghadirkan pembelajaran kreatif untuk mengenalkan beragam profesi kepada anak usia dini melalui media interaktif “Dunia Cita-Cita” di PAUD Anggrek, Dusun 2, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.


Kegiatan yang dilaksanakan pada 27 Juli 2026 tersebut merupakan program kerja individu Annisa Azzahra, mahasiswa KKN-PPM UNISRI, dalam bidang Bimbingan dan Konseling. Program bertajuk “Dunia Cita-Cita: Media Interaktif Pengenalan Beragam Profesi untuk Menumbuhkan Wawasan Karier Siswa PAUD Anggrek” dirancang sebagai upaya memperkenalkan wawasan karier sejak usia dini melalui kegiatan belajar yang sederhana, menarik, dan menyenangkan.


Dalam pelaksanaannya, Annisa menggunakan layanan bimbingan klasikal bidang karier yang dipadukan dengan media kartu bergambar. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai jenis profesi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, antara lain guru, petani, polisi, pedagang, dokter, serta sejumlah profesi lainnya.


Tidak hanya mengenalkan nama dan tugas setiap profesi, kegiatan juga dikemas melalui permainan edukatif mencocokkan profesi dengan alat kerjanya. Anak-anak diminta mengenali berbagai alat yang biasa digunakan dalam suatu pekerjaan, kemudian memasangkannya dengan gambar profesi yang sesuai.


Metode belajar sambil bermain tersebut membuat suasana pembelajaran berlangsung aktif dan menyenangkan. Anak-anak tampak antusias mengamati gambar, menyebutkan nama profesi, menjawab pertanyaan, hingga mencoba mencocokkan profesi dengan alat kerja yang digunakan.


Melalui aktivitas tersebut, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai beragam pekerjaan, tetapi juga mulai memahami bahwa setiap profesi memiliki tugas, tanggung jawab, dan alat kerja yang berbeda. Pengenalan tersebut menjadi salah satu bentuk stimulasi awal untuk memperluas wawasan anak mengenai lingkungan sosial sekaligus mengenalkan konsep cita-cita sejak dini.


Annisa Azzahra menjelaskan bahwa program “Dunia Cita-Cita” dirancang agar pengenalan karier kepada anak tidak dilakukan melalui penjelasan satu arah, tetapi melalui pengalaman belajar yang lebih konkret dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.


“Melalui media gambar dan permainan mencocokkan alat kerja, anak-anak diharapkan lebih mudah mengenali berbagai profesi. Kami ingin anak belajar sambil bermain sehingga pengenalan tentang cita-cita menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka,” ujarnya.


Kegiatan tersebut mendapat dukungan positif dari kepala sekolah dan guru PAUD Anggrek. Kehadiran media interaktif dinilai dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih variatif sekaligus menambah alternatif media edukatif yang dapat digunakan untuk memperkenalkan lingkungan pekerjaan kepada anak.


Menariknya, media “Dunia Cita-Cita” tidak berhenti digunakan selama pelaksanaan program KKN. Media tersebut dapat dimanfaatkan kembali oleh guru sebagai salah satu media pembelajaran untuk mengenalkan profesi, lingkungan sosial, maupun sebagai pendukung kegiatan bimbingan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.


Melalui program ini, mahasiswa KKN-PPM UNISRI berupaya menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui inovasi sederhana yang menjawab kebutuhan pendidikan di lingkungan setempat. Pengenalan profesi sejak usia dini diharapkan dapat membantu anak memperluas wawasan, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta mulai berani mengenali dan mengungkapkan cita-cita mereka.


Program “Dunia Cita-Cita” sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa UNISRI dalam mendukung pendidikan anak usia dini melalui kegiatan KKN yang edukatif, kreatif, dan memiliki keberlanjutan manfaat bagi sekolah maupun peserta didik.




×
Berita Terbaru Update