| "Pengabdian kepada masyarakat PPG Unisri Surakarta bersama Karang Taruna Serengan"/Foto: Redaksi |
RADARDETIK.ID - Surakarta, 22 Agustus 2026 - Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan kegiatan penyuluhan bertajuk “Pra Nata Bahtera: Mempersiapkan Diri Sebelum Mengarungi Bahtera Rumah Tangga” bersama anggota Karang Taruna Kelurahan Serengan, Kota Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 25 pemuda Karang Taruna yang berada pada rentang usia 18–25 tahun.
Berdasarkan data Pengadilan Agama Surakarta, tercatat 728 perkara perceraian sepanjang periode 1 Januari hingga 10 Agustus 2026. Data tersebut menunjukkan bahwa kehidupan pernikahan memiliki berbagai tantangan dan membutuhkan kesiapan sebelum seseorang memutuskan untuk menikah. Berangkat dari pentingnya memberikan pemahaman mengenai kesiapan tersebut, mahasiswa PPG Bimbingan dan Konseling UNISRI Surakarta melaksanakan kegiatan Pra Nata Bahtera.
Kegiatan Pra Nata Bahtera merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan mahasiswa PPG. Kegiatan ini tidak bertujuan untuk mendorong peserta agar segera menikah, melainkan memberikan ruang bagi generasi muda untuk memahami berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum mengambil keputusan untuk menikah.
Pada kegiatan ini, peserta diajak untuk melihat kembali kesiapan diri melalui materi yang membahas lima aspek penting sebelum menikah. Kelima aspek tersebut meliputi kesiapan mental dan emosional, spiritual dan nilai kehidupan, fisik dan kesehatan, ekonomi, serta sosial dan keluarga. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai risiko pernikahan dini dan pentingnya mempertimbangkan masa depan sebelum mengambil keputusan untuk menikah.
![]() |
| "Foto bersama seusai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Karang Taruna Serengan"/Foto: Redaksi |
Penyampaian materi tidak hanya dilakukan melalui metode ceramah. Peserta turut terlibat secara aktif melalui kegiatan diskusi, refleksi, dan tanya jawab. Berbagai aktivitas tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan serta merefleksikan kesiapan diri mereka dalam menghadapi kehidupan dan hubungan di masa depan.
Ketua Pelaksana Pra Nata Bahtera, Yulius Fajar Junior Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami bahwa kesiapan menikah bukan hanya berkaitan dengan usia.“Melalui kegiatan Pra Nata Bahtera, kami ingin mengajak teman-teman muda untuk lebih mengenal dan mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup. Menikah bukan hanya tentang siap secara usia, tetapi juga perlu mempertimbangkan kesiapan dari berbagai aspek,” ujarnya.
Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, peserta mengikuti pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman setelah mengikuti penyuluhan. Pemahaman yang diperoleh peserta selama kegiatan juga didukung melalui pemberian beberapa media edukasi yang dapat digunakan kembali setelah kegiatan selesai. Media tersebut meliputi e-modul, leaflet, dan buku saku Satgas Bimbingan Pra Nikah yang memuat informasi mengenai kesiapan sebelum menikah.
Salah satu bentuk keberlanjutan dari kegiatan Pra Nata Bahtera diwujudkan melalui pembentukan Satgas Bimbingan Pra Nikah di lingkungan Karang Taruna Kelurahan Serengan. Satgas ini menjadi bagian penting dalam tindak lanjut program dengan melibatkan pemuda Karang Taruna untuk meneruskan edukasi mengenai kesiapan sebelum menikah. Melalui Satgas tersebut, informasi dan pemahaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat terus disebarluaskan kepada anggota Karang Taruna lainnya, sehingga manfaat Pra Nata Bahtera tidak berhenti pada saat penyuluhan berlangsung.
Pelaksanaan Pra Nata Bahtera menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa PPG UNISRI Surakarta dan Karang Taruna Kelurahan Serengan dalam menghadirkan kegiatan edukatif bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya mempersiapkan diri, mempertimbangkan masa depan secara matang, serta menyadari bahwa setiap keputusan besar dalam kehidupan membutuhkan kesiapan dan tanggung jawab.
Pelaksana Kegiatan:
1. Yulius Fajar Junior Nugroho (Ketua)
2. Theresiana Dyah Tectona P. (Sekretaris)
3. Yolanda Fenissia Kristanti (Bendahara)
4. Intan Paramartha Permataningtyas & Kalika Biani Andera (Acara)
5. Tiyas Ardhityawati (Humas)
6. Intan Putri Kinanti, Tri Mugi Alfi Hidayah, Tsaniya Khoirul Nasywa (Media)
Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Slamet Riyadi Surakarta.


