| Timnas Indonesia mencetak sejarah setelah berhasil menjuarai FIFA ASEAN CUP tahun 2026/Foto: Redaksi |
JAKARTA - Prestasi bersama Tim Nasional Indonesia mendapat apresiasi istimewa bagi Emil Audero Mulyadi. Penjaga gawang Rayo Vallecano itu mendapatkan guard of honour dari klub, rekan setim, dan para pendukung setelah ikut mengantarkan Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Penghormatan tersebut diberikan menjelang pertandingan Rayo Vallecano melawan Athletic Bilbao dalam lanjutan Liga Spanyol di Campo de Futbol de Vallecas, Madrid, Sabtu.
Sebelum pertandingan dimulai, Emil memasuki lapangan di tengah sambutan hangat para pendukung. Tepuk tangan mengiringi langkah penjaga gawang Timnas Indonesia tersebut saat bergabung dengan rekan-rekannya untuk menjalani sesi sebelum pertandingan. Rayo Vallecano juga memberikan jersi penghormatan kepada Emil. Jersi tersebut bertuliskan “Campeon FIFA ASEAN Cup 2026”, menjadi simbol apresiasi klub terhadap pencapaian sang penjaga gawang bersama Indonesia.
Momen itu menjadi istimewa karena keberhasilan Emil bersama Timnas Indonesia mendapat pengakuan langsung di lingkungan klubnya di Spanyol. Penghormatan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana prestasi seorang pemain di level internasional turut mendapat tempat di klub yang dibelanya. Emil merupakan penjaga gawang yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa. Sebelum memperkuat Rayo Vallecano, pemain berdarah Indonesia-Italia tersebut pernah menjadi bagian dari Juventus dan membangun kariernya di sejumlah klub Eropa.
Namun, suasana penghormatan kepada Emil kemudian berbanding terbalik dengan jalannya pertandingan Rayo Vallecano kontra Athletic Bilbao. Pertandingan terpaksa dihentikan setelah terjadi aksi protes dari suporter Rayo Vallecano. Sejumlah benda dilemparkan ke dalam lapangan sebagai bagian dari protes pendukung terhadap Presiden Rayo Vallecano, Raul Martin Presa.
Wasit Jose Maria Sanchez Martinez sempat melakukan pembicaraan dengan pihak keamanan untuk menilai situasi di stadion. Setelah mempertimbangkan aspek keamanan pemain dan perangkat pertandingan, wasit akhirnya memutuskan menghentikan laga yang telah memasuki menit ke-25. Terlepas dari insiden tersebut, penghormatan yang diterima Emil menjadi salah satu momen penting bagi sepak bola Indonesia. Seorang pemain Timnas Indonesia mendapatkan apresiasi di panggung Liga Spanyol setelah mencatatkan prestasi bersama skuad Garuda.
Guard of honour dan jersi khusus dari Rayo Vallecano pun menjadi penanda bahwa keberhasilan Timnas Indonesia tidak hanya dirayakan di Tanah Air, tetapi juga mendapatkan perhatian di lingkungan sepak bola Eropa.

