Notification

×

Iklan

Iklan

Peduli Kesehatan Lansia Tim PKM Gelar Pendampingan Kesehatan Jantung di Pekanbaru

Tuesday, 20 October 2026 | 17:43 WIB Last Updated 2026-10-20T10:45:26Z

 

Tim pengabdian kepada masyarakat gelar pendampingan kesehatan jantung/Foto: Redaksi

RADARDETIK.ID - Pekanbaru - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung pada usia lanjut menjadi fokus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pendampingan Kesehatan Jantung pada Lansia untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular” yang dilaksanakan di Majelis Ta’lim Syifaunnas, Pekanbaru.


Kegiatan ini ditujukan kepada kelompok lanjut usia (lansia) sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya mencegah risiko penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, terutama pada kelompok usia lanjut yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan jantung dan pembuluh darah.


Kegiatan PKM tersebut diikuti oleh 40 peserta yang hadir, dari sasaran awal sebanyak 30 lansia. Melalui kegiatan pendampingan ini, perhatian diberikan pada pentingnya menjaga kesehatan jantung, mengenali faktor risiko penyakit kardiovaskular, serta membangun kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.


Pemantauan tekanan darah juga menjadi salah satu aspek yang relevan dalam upaya menjaga kesehatan jantung pada lansia. Catatan pengukuran tekanan darah yang tersedia menunjukkan rentang tekanan sistolik 130–150 mmHg. Hasil tersebut perlu ditafsirkan sesuai kondisi masing-masing peserta dan tidak dapat digunakan sebagai gambaran diagnosis seluruh peserta.


Foto bersama seusai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di masjid Majelis Ta'lim Syaifunas Pekanbaru/Foto: Redaksi


Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan para lansia semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan jantung, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, memperhatikan pola, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan atau memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular.


Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat. Pendampingan yang berorientasi pada kebutuhan lansia diharapkan dapat memperkuat upaya promotif dan preventif serta mendorong terciptanya perilaku hidup sehat di lingkungan masyarakat.


Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Pendampingan Kesehatan Jantung pada Lansia untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular berLokasi: Majelis Ta’lim Syifaunnas, Pekanbaru pada lansia dengen peserta 


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat lanjut usia, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Pekanbaru melaksanakan kegiatan Pendampingan Kesehatan Jantung pada Lansia untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular di Majelis Ta’lim Syifaunnas Pekanbaru, pada 29 Juni 2026.


Kegiatan yang dilaksanakan melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) tahun 2026 ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung serta mencegah risiko penyakit kardiovaskular.


Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Epu Margi Astuti/Foto: Redaksi


Tim pelaksana diketuai oleh Ns. Epu Margi Astuti, S.Kep., M.Kes., dengan anggota Ns. Ahmad Redho, M.Kep., Sp.Kep.M.B., dan Nofri Hasrianto, S.Kom., M.Kes. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Affanda Adelia dan Siva.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan mencakup pemeriksaan kesehatan sederhana, edukasi mengenai faktor risiko penyakit kardiovaskular, demonstrasi aktivitas fisik ringan, serta konseling kesehatan bagi peserta lansia. Materi edukasi meliputi pentingnya mengendalikan tekanan darah, mengenali faktor risiko penyakit jantung, menerapkan pola makan sehat, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, mematuhi pengobatan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.


Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami kondisi kesehatannya dan mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.


Berdasarkan laporan pelaksanaan, kegiatan diikuti oleh 40 peserta. Evaluasi yang dicantumkan dalam laporan juga mencatat tingkat kepuasan peserta sebesar 85 persen. Sementara itu, data terperinci mengenai perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi masih perlu dilengkapi berdasarkan hasil pengukuran yang tersedia.


Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. Pendekatan berbasis komunitas diharapkan dapat memperkuat kesadaran lansia, keluarga, dan lingkungan sekitar dalam menjaga kesehatan jantung.


Tim pelaksana berharap kegiatan pendampingan kesehatan dapat berkelanjutan melalui pemantauan kesehatan secara berkala, dukungan keluarga, serta keterlibatan pengurus Majelis Ta’lim Syifaunnas dalam mendorong penerapan pola hidup sehat bagi para lansia. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi diharapkan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, pendampingan, dan upaya promotif serta preventif guna mendukung peningkatan kualitas hidup lansia.




×
Berita Terbaru Update